Kamis, 31 Januari 2013

Macam-Macam Alat Psikologi


1.Tes Intelektual
-   CFIT (Culture Fair Intelegence Test) = untuk mengungkap kemampuan mental umum
-   TIU (Tes Intelegensi Umum) = untuk mengungkap kemampuan mental umum
-   TKD (Tes Kemampuan Dasar) = untuk mengukur kemampuan dasar individu
-   AA (Army Alpha) = untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang
- ADKUDAG (Administrasi dan Keuangan) = untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan
- IST (Tes inteligensi) yang terdiri dari 9 subtes didasarkan pada anggapan bahwa strutktur inteligensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu.

 2.Tes Kepribadian
- EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) = untuk mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya (16 faktor)
- DAM&BAUM = Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang) ; untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja
 - WARTEGG = untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek - Tes Pauli = untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaian, ketekunan, konsistensi, kendali diri)
- KRAEPLIEN = untuk mengungkap ketelitian,kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja
- RM (The Rothwell Miller) = untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan
- PAPI Kostick = untuk menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu, tinggi rendahnya need atau role tertentu mempunyai arti yang spesifik. Konfigurasi yang diperoleh adalah gambaran dari pilihan testee yang bermuatan need atau role; dan dibandingkan dengan need atau role lain dalam keseluruhan sistem kepribadian berdasarkan persepsi testee atas dirinya sendiri.
3. Wartegg Test Pernahkah anda ikut psikotest dan disuruh menggambar atau melengkapi gambar delapan kotak diatas (Wartegg Test) Pada saat Anda menjalankan Wartegg Test, Anda akan diberi selembar kertas yg berisi 8 kotak yg ada stimulus2 nya, kemudian Anda akan diberikan perintah untuk melengkapi dari gambar yg ada di kotak tersebut. Isi dari masing2 gambar :

Gbr 1. berupa titik ditengah kotak : ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan
Gbr 2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri : menunjukkan fleksibilitas perasaan.
Gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ ambisi
Gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan : mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan
Gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya) : mengukur bagaimana cara bertindak.
Gbr 6. berupa garis horisontal ; vertikal : mengukur cara berpikir / analisa; sintesa
Gbr 7. berupa titik2 : menyangkut kehidupan dan perasaan ( apakah sudah stabil, kekanakan)
Gbr 8. berupa lengkungan : mengenai kehidupan sosial/ hubungan sosial Jika anda pernah bertanya-tanya apa fungsi test melengkapi gambar diatas dan apakah test diatas sebenarnya adalah untuk mencari tahu siapa diantara peserta yang paling pintar menggambar.

       Ternyata test diatas bukan untuk mengetahui kemampuan menggambar Anda melainkan hal tersebut merupakan salah satu cara dari beberapa cara yang lain yang digunakan oleh psikolog untuk mengetahui kepribadian Anda dari cara Anda menggambar. Test Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar I IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII). Menurut informasi dari buku, internet menyatakan bahwa garis melengkung sebaiknya diisi dengan mahkluk hidup dan garis lurus diisi dengan benda mati. Apakah ini benar ? Selain itu menurut informasi yang didapat juga menyatakan, dari cara Anda menggambar akan terlihat apakah Anda seorang yang keras kepala, tidak terorganisir,dll. Semuanya terlihat dari kebersihan, kerapian, tekanan pensil dan sebagainya. Test ini juga mampu untuk mengungkapkan kemampuan IQ anda, dari hasil apa yang Anda gambar.

4. BAUM Test Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang)
Untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. BAUM Test termasuk dlm test Grafis. Mungkin Anda pernah menjalani test dimana Anda diberi kertas kosong dan diminta untuk menggambar pohon, dan dikertas lainnya diminta menggambar orang. Yang dinilai bagus atau tidaknya gambar tersebut, melainkan besar-kecil gambar, tarikan garis (tegas atau tidak atau patah2), letak gambar (kanan-kiri, atas-bawah, atau center). Biasanya Anda juga diminta untuk memberikan keterangan pohon apa yang digambar, kalau orang ( dia lagi melakukan apa dan jenis kelaminnya apa). Tiap2 gambar ada artinya.

  5. Tes KRAEPPELIN dan PAULI
Tdk ada perbedaa  semua berisikan kertas dan angka yg membedakan hanya cara dan jumlah isinya dan KRAEPPELIN memiliki jumlah deret angka yg lbh banyak, biasanya sang psikolog hanya menginstruksikan “pindah” pada waktu tertentu dan berbeda2 utk melihat daya tahan otak dan konsistensi. Pada saat Anda menjalankan test ini pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana para psikolog itu memeriksa hasil test ? Karena tulisan yang dibuat mungkin kecil, berantakan, dan banyak. Ternyata dari informasi yang didapat dari buku, internet dan orang-orang psikolog bahwa mereka mempunyai teknik tertentu dalam memeriksa hasil test ini, yaitu dengan mengabaikan kolom2 tertentu dan mengecek kolom2 tertentu juga.Namun demikian, tes psikolog hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja. (Menurut saya taksiran).

            Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di dunia ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang. Psychology Today Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) digunakan untuk mengukur rating individu dalam lima belas kebutuhan normal atau motif. Di EPPS ada sembilan pernyataan yang digunakan untuk setiap skala. Peringkat keinginan sosial telah dilakukan untuk setiap item, dan pemasangan item upaya untuk mencocokkan item desirabilitas sosial kira-kira sama. The EPPS telah dirancang terutama untuk konseling pribadi, tetapi telah menemukan jalan ke perekrutan juga. The EPPS sangat cocok untuk tujuan ini. Menggambar-A Person-Test (DAP, tes DAP, atau Goodenough-Harris Draw-A Person-Test) digunakan untuk mengevaluasi anak-anak dan remaja untuk berbagai keperluan. Untuk mengevaluasi intelijen, pengawas tes menggunakan Draw-a-Person. Tujuan dari tes ini adalah untuk membantu para profesional dalam menyimpulkan tingkat kognitif anak-anak dengan perkembangan pengaruh sedikit atau tidak ada faktor-faktor lain seperti hambatan bahasa atau kebutuhan khusus.
          PAPI (Kepribadian dan Inventarisasi Preferensi) adalah ukuran kepribadian yang dirancang khusus untuk mencari perilaku dan preferensi yang sesuai dengan tempat kerja. Ini adalah instrumen, tempat kerja terapan dan ini tercermin oleh model konseptual kepribadian berusaha untuk mengukur. Timbangan Peran PAPI mengukur persepsi individu terhadap dirinya sendiri dalam lingkungan kerja dan melihat bidang-bidang seperti perencanaan integratif dan perhatian terhadap detail. Timbangan Kebutuhan menyelidiki kecenderungan lebih melekat perilaku individu seperti kebutuhan milik kelompok dan menyelesaikan tugas.

         PAPI tersedia dalam dua format yang berbeda: PAPI-I dan PAPI-N. PAPI-I dikenali dari cara yang menyajikan pertanyaan dalam format paksa-pilihan. PAPI-I sehingga cocok untuk situasi penilaian yang tidak memerlukan perbandingan penilaian dan di mana individu lebih mungkin untuk menghargai manfaat dari menampilkan diri jujur, seperti pengembangan karir, pengembangan pribadi, Coaching dan mentoring,



     
SUMBER

http://www.terbaca.com/2011/10/macam-macam-jenis-tes-psikologi-untuk.html

Tebakan Psikologi


Maen-maen dulu yok...
 
1.   2 orang ayah dan 2 orang anak pergi berburu kehutan menggunakan busur. Ketika dihutan melihat sekelompok burung berada di dahan. Kemudian 2 orang ayah dan 2 orang anak tadi memanah burung – burung tersebut. Ternyata hanya ada 3 ekor burung yang didapat padahal Tidak ada anak panah yang meleset dan tidak ada burung yang terkena anak panah lebih dari satu. Mengapa demikian??
2.    Berapa banyak kucing yang berada dalam ruang yang sempit jika masing – masing pojok ruangan terdapat seekor kucing, setiap kucing membelakangi 3 ekor kucing dan masing –masing ekor kucing diduduki oleh kucing lainnya?
3.   Dalam sebuah ruangan yang berbentuk persegi, bagaimana caranya kamu meletakkan 10 buah kursi sepanjang sisi ruangan sehinggan masing – masing sisi memiliki jumlah kursi yang sama?
4.      5 buah apel diletakkan didalam keranjang. Bagaimana caranya kamu membagi apel-apel tersebut kepada 5 orang anak,sehingga masing-masing anak mendapatkan sebuah apel, tetapi tersisa 1 buah apel dikeranjang tersebut???
5.   Seorang pria membawa seekor serigala, domba dan sayuran dan ingin menyebrangi sungai. Ia menggunakan perahu, tetapi perahunya hanya cukup untuk Pria tersebut dan Serigala, atau pria tersebut dengan domba, atau pria tersebut dengan sayuran saja. Sehinga ia harus bolak balik menyebrangi sungai untuk membawa semua yang ia bawa yaitu serigala,domba dan sayuran. Permasalahannya adalah Jika ia membawa serigala dan meninggalkan domba dan sayuran, dan jika membawa sayuran dan meninggalkan serigala dan domba maka sang serigala akan memakan domba. Bagaimana caranya ia menyeberangkan serigala, domba dan sayuran tanpa ada yang dimakan?

Jumat, 25 Januari 2013

KONSTRUKSI ALAT UKUR



Mamiliki tujuan untuk mengembangkan ketrampilan mahasiswa dalam menyusun berbagai alat ukur psikologis non kognitif untuk kebutuhan assesmen maupun penelitian. Hal ini mencakup pengertian pengukuran psikologis, cara menyusun berbagai alat ukur, teknik-teknik penskalaan, properti psikometri dalam membuat alat ukur serta cara adaptasi alat ukur. Hasil yang diharapkan dari mahasiswa adalah akan mampu dan agar mempunyai pengetahuan teoritis dan ketrampilan dasar dalam menyusun berbagai alat ukur psikologis secara tepat sehingga dapat digunakan sebagai alat dalam assesmen maupun penelitian.



http://merryhutagalung.blogspot.com/2012/09/konstruksi-alat-ukur-psikologi_20.html

TES INTELEGENSI



Adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis (tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional) tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa. Intelegensi juga sering didefenisikan sebagai kemampuan untuk berpikir dan bernalar secara kompleks. Sedangkan menurut David Wechsler, inteligensi sendiri adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berpikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif. Intelegensi didefinisikan sebagai kapasitas yang bersifat umum dari individu untuk mengadakan penyesuaian terhadap situasi-situasi baru atau problem yang sedang dihadapi.

Berdasarkan penataannya ada beberapa jenis tes intelegensi, yaitu;
  1. Tes Intelegensi individual, tes ini hanya dilakukan oleh satu orang saja secara khusus. Tes Intelegensi individual diantaranya :
    -  Stanford - Binet Intelligence Scale
    -    Wechsler - Bellevue Intelligence Scale (WBIS)
    -    Wechsler - Intelligence Scale for Children (WISC)
    -    Wechsler - Adult Intelligence Scale (WAIS)
    -    Wechsler - Preschool and Primary Scale of Intelligence (WPPSI).
    Kelebihan pada tes ini antara lain penguji dapat menilai dengan jelas bagaimana individu yang sedang menjalani tes tersebut. Misalnya mengamati bagaimana individu menyusun laporan, minat dan perhatian individu, kecemasan dalam pengerjaan tugas, serta tingkat toleransi menghadapi rasa frustasi. Kekurangan tes ini adalah kurang begitu nyaman.
  2. Tes Intelegensi kelompok, tes ini dilakukan guna mencari data secara cepat secara serentak. Tes Intelegensi kelompok diantaranya :Pintner Cunningham Primary Test-    The California Test of Mental Maturity
    -    The Henmon- Nelson Test Mental Ability
    -    Otis - Lennon Mental Ability Test
    -    Progressive Matrices
    Kelebihan pada tes ini antara lain rasa nyaman. Tes ini juga memiliki kekurangan antara lain peneliti tidak dapat menyusun laporan individu, tidak dapat menentukan tingkat kecemasan individu, instruksi yang kurang jelas karena ribut atau peserta yang satu diganggu oleh peserta lainnya.
  3. Tes Intelegensi dengan tindakan/perbuatan

Pada umumnya, tes intelegensi mengukur hal-hal seperti di bawah ini:
  1. Linguistik verbal, yaitu kemampuan untuk membaca dan menulis 
  2. Numerik, yaitu kecerdasan yang berhubungan dengan angka atau matematika
  3. Spasial, yaitu kecerdasan yang berhubungan dengan kreativitas seperti kesenian, desain, pengenalan pola, peta dan lain-lain.
  4. Kecerdasan fisik, yaitu kecerdasan yang berhubungan dengan kemapuan fisik seperti olahraga.
  5. Lingkungan/natural, yaitu kecerdasan yang dimiliki oleh orang yang mampu berhubungan dengan alam seperti tumbuh-tumbuhan dan binatang.
  6. Interpersonal, yaitu kecerdasan yang dimiliki oleh orang yang mampu berbicara dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain.
  7. Intrapersonal, yaitu kecerdasan mengelolah emosi (emotional intelligence), kemampuan seseorang untuk mengendalikan dan mengatur dirinya sendiri.
  8. Kecerdasan musical, adalah kecerdasan pada seni musik mencipta, merasa, dan memahami pesan dari sebuah musik.